asmin

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Menggunakan Mesin Bubut

Standart Operating Prosedure (SOP) adalah serangkaian instruksikerja tertulis yang dibakukan (terdokumentasi) mengenai proses penyelenggaraan administrasi perusahaan, bagaimana dan kapan harus dilakukan, dimana dan oleh siapa dilakukan. Menurut Tjipto Atmoko, Standart Operasional Prosedur merupakan suatu pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja instansi pemerintah berdasarkan indikator! indikator teknis, administratif dan prosedural sesuai tata kerja, prosedur kerja dan sistem kerjapada unit kerja yang bersangkutan.

Ada berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan mesin bubut untuk mempermudah pengerjaan serta menjaga diri operator dalam pengoperasian.

Mesin Bubut adalah suatu Mesin perkakas yang digunakan untuk memotong benda yang diputar. Bubut sendiri merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan.

Dengan mengatur perbandingan kecepatan rotasi benda kerja dan kecepatan translasi pahat maka akan diperoleh berbagai macam ulir dengan ukuran kisar yang berbeda. Hal ini dapat dilakukan dengan jalan menukar roda gigi translasi yang menghubungkan poros spindel dengan poros ulir.

Banyak yang harus diperhatikan sebelum menggunakan mesin bubut khususnya yang bertujuan untuk menjaga keselamatan diri operator itu sendiri. Berikut ini akan dijelaskan mengenai SOP Pada Mesin Bubut.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelim menggunakan mesin bubut tersebut. Berikut ini adalah hal yang harus diperhatikan.

a. Melihat dan Mengenali Mesin
1) Kepala Lepas


Kepala lepas pada mesin bubut harus berjalan dengan lancar. Sistem tanggemnya juga harus diperhatikan masih berjalan dengan sempurna atau tidak. Pastikan semua berfungsi dengan sempurna agar tidak mengganggu pekerjaan. Adapun jika kepala lepas ini rusal, semisal pada sistem tanggemnya, akan membuat kepala lepas mundur dan pekerjaan menjadi terganggu.

2) Spindel

[19a.png]
Spindel dalam bagian ini yaitu kita harus mengecek putaran spindel apakah stabil atau tidak, serta kecepatan putarnya sesuai pada tabel atau tidak. Dan diperhatikan ada suara aneh atau tidak di dalam mesin bubut itu sendiri.

3) Rumah Pahat / Tool Post


Dalam rumah pahat yang perlu diperhatikan sendiri yaitu dalam pengunciannya. Yaitu pada fungsi pengunci pahatnya dan pengunci sudutnya. Diusahakan semuanya berfungsi sedemikian rupa. Jika pengunci tidak sempurna maka dalam pengerjaan akan merubah posisi pahat yang berimbas pada hasil pengerjaannya seperti menjadi tidak presisi, bahkan pahat terlepas dari rumah pahat.

4) Aliran Coolant


Yang dimaksud dalam aliran coolant sendiri yaitu pada selang coolantnya, pastikan coolant mengalir dengan sempurna tanpa ada yang terhambat, serta sirkulasi coolant berjalan dengan lancar agar tidak terhambat. Kita harus menjaga kebersihan aliran coolant agar aliran tidak mampat.

5) Rem
Ada beberapa tipe mesin bubut saat ini yang menggunakan rem. Tujuan rem sendiri agar pada saat pengerjaan terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan kita bisa langsung mematikan mesin kemudian menginjak rem untuk menghentikan putaran dan mengurangi kesalahan. Pastikan rem berfungsi dengan baik.

6) Kelistrikan
Kelistrikan adalah hal yang sangat penting dalam menjalankan mesin bubut. Pastikan tegangan listrik yang dibutuhkan mesin bubut memenuhi kriteria minimum mesin bubut. Begiu juga kita harus memeriksa kelistrikan pada mesin bubut itu sendiri, dicek apakah ada beberapa hal yang dapat menimbulkan terjadinya konsleting pada mesin bubut.

7) Tombol
Pastikan tombol – tombol pada mesin bubut berjalan sesuai fungsinya. Misal pada tombol emergency harus berfungsi dengan sedemikian rupa.